Tren busana muslim untuk wanita seakan tak pernah ada habisnya, mulai dari abaya, gamis hingga pakaian kasual masih jadi primadona kaum hawa masa kini.
Nina Septiana, melihat peluang itu. Dia mulai berkecimpung di dunia fashion sejak 5 tahun yang lalu, berawal dari hobi memang. Nina mulai memproduksi dan memasarkan sendiri dua label miliknya yaitu Saniyya dan Sharia.
Namun, awal tahun lalu, sang suami menanyakan, apakah ia ingin serius menggarap bisnis ini. Akhirnya pada Juni 2016, dia meluncurkan label Nina Nugroho.
“Suami tanya, usaha ini mau diapakan, kalau masih bertahan di hobi sudahi saja, tidak usah serius, kalau usaha itu harus ada manfaat lebih, akhirnya saya pilih serius usaha ini,” ungkap Nina kepada detikFinance, Sabtu (17/6/2017).
Modal awal untuk label Nina Nugroho, adalah sekitar Rp 400 juta untuk ongkos produksi seperti bahan, penjahit, aksesori hingga finishing. Produksi pertama Nina Nugroho adalah pakaian, outer, abaya, rok, gamis dan pashmina.
Nina menceritakan tak disangka, labelnya mendapatkan respons yang baik dari pembeli. Per 2016, omzet yang dibukukan oleh Nina Nugroho mencapai Rp 5 miliar setahun atau sekitar Rp 400 jutaan tiap bulan.
Wanita Ini Punya Omzet Rp 400 Juta/Bulan Jualan Busana MuslimFoto: Dok. Pribadi/Nina Nugroho
Memang, Nina gencar melakukan perkenalan ke banyak departemen store seperti Sogo dan Debenhams dan sejumlah pemilik butik.
“Untuk masuk Debenhams itu minimum 100 pcs, lalu saya juga sering ikut pameran dan menyediakan 1000 piece pakaian,” ujar Nina.
Nina menambahkan, selain itu saat ini para desainer biasanya memproduksi pakaian yang mencerminkan aktualisasi dirinya di jagat fashion.
Namun Nina juga menerapkan, konsep desain yang tidak hanya siap pakai, namun mudah dipakai dan bisa digunakan oleh siapa saja.
Hingga separuh bulan Ramadan, dia sudah mencatatkan omzet penjualan sampai Rp 1 miliar. Ramadan kali ini Nina mengeluarkan produksi pakaian jenis casual yang didesain untuk kegiatan sehari-hari. Kemudian jenis signature untuk moment spesial seperti hari raya dan Office untuk wanita pekerja kantoran.
“Untuk Ramadan tahun ini, memang fokus ke tiga koleksi, tapi sampai hari ini masih banyak pembeli yang cari casual, untuk Signature biasanya satu minggu jelang lebaran baru dicari,” kata Nina.
